Hortikultura Cetak

Sayur-Sayuran
Tanaman sayur-sayuran yang menjadi komoditas unggulan Kabupaten Rembang adalah tanaman cabe merah varietas Tampar, yang secara khusus mempunyai beberapa keistimewaan seperti rasa pedas cukup inggi, buah tidak mudah busuk, pencernaan pestisidanya relatif kecil dan produktivitasnya dapat mencapai 11,25 ton/ha, serta harga ipasaran bersaing. Sentra produksi cabe merah varietas Tampar berada di Kecamatan Sarang, Kragan, Sulang, Sale, Kaliori dan Sumber. Secara inci produktivitas sayuran dapat disajikan pada tabel berikut:

Tabel Produktivitas Sayur-Sayuran di Kabupaten Rembang

 

Buah Mangga
Selain tanaman sayur-sayuran, di Kabupaten Rembang juga terkenal produktivitasnya di bidang tanaman buah-buahan yaitu mangga jenis arum manis/gadung. Secara umum tanaman mangga jenis inikeberadaannya menyebar di semua wilayah kecamatan, akan tetapi sesuai dengan banyaknya hasil produksi daerah penyebarannya meliputi Kragan, Sarang, Sluke, Lasem, Pancur, dan Sulang. Rantai pemasaran mangga pada umumnya bersiklus : Petani - Pedagang - Pengumpul - Pedagang Antar Kota - Pengecer - Konsumen. Namun demikian ada kalanya dari petani secara langsung memasarkan sendiri ke pedagang engecer, sebagaimana yang telah lazim selama ini. Pada saat musim mangga maka di bahu kiri kanan jalan Semarang-Surabaya tepatnya di
wilayah Kec. Kragan dan Sarang, sering dijumpai munculnya kios-kiosang menjajakan mangga hasil tanaman petani setempat. Produksi mangga rata-rata di Kabupaten Rembang sebesar 6.500 ton/tahun


Buah Siwalan
Pohon Siwalan banyak terdapat di wilayah Kecamatan Sulang, Selain menghasilkan buah Siwalan yang buahnya seperti buah kolang-kaling dengan rasa seperti kelapa muda, juga dapat menghasilkan Legen (air nira), sebagai minuman yang mempunyai cita rasa yang segar dengan ciri khas keharuman tersendiri.Aiir Nira (Legen) dapat juga diolah menjadi gula semut. Buah Siwalan dan Legen, banyak dijumpai/dijajakan untuk mencukupi kebutuhan
konsumsi masyarakat sekitar, namun demikian banyak juga para pendatang yang berkunjung di daerah Kabupaten Rembang, menjadikan oleh-oleh khas dari Rembang


Buah Duku Woro
Duku Woro merupakan duku lokal Rembang yang sudah berusia ratusan tahun. Duku Woro ini telah tersebar di beberapa kecamatan dengan sentra produksi di Kecamatan Kragan, Pancur, Sluke, dan Lasem. Duku Woro mempunyai keunggulan-keunggulan, antara lain:

- ukuran buah besar
- keseragaman buah tinggi
- jumlah biji sempurna 1-2 biji
- kadar gula cukup tinggi, sehingga rasanya manis (10,4 %)
- daya simpan cukup lama (10 hari)

Produksi duku Woro rata-rata 500 ton setiap tahunnya. Dalam upaya meningkatkan produksi dan kualitas duku Woro, maka telah diadakan penelitian untuk pembelihan induk, untuk perbanyakan dan telah dilepas oleh Menteri Pertanian dengan SK Mentan Nomor : 523/Kpts/PD.210/2003 tanggal 28 Oktober 2003. Hal perlu mendapat perhatian adalah populasi tanaman Duku yang semakin berkurang.

Buah Kawis
Buah Kawis adalah buah khas daerah Kabupaten Rembang, yang tanamannya jarang ditemukan bertempurung, isi didalamnnya berbiji, bila sudah tua daging buahnya berwarna coklat kehitam-hitaman dengan aroma yang sangat khas. Dapat dimakan langsung dengan gula pasir. Disamping itu secara industri dapat diolah menjadi sirup kawis,yang produksinya sudah dikenal oleh masyarakat luas.

Perkembangan produksi buah-buahan di Kabupaten Rembang dapat disajikan dalam tabel berikut: